Wednesday, November 26, 2014

DAMPAK KENAIKAN BBM TERHADAP SEKTOR PERTANIAN

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Masalah
Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak pada tanggal 24 mei 2008, menyebabkan kenaikan semua harga-harga. Untuk penyesuaian, termasuk juga 9 bahan pokok, yang antara lain: beras, minyak sayur, sayur mayur, daging, tepung dan sebagainya.
Dengan kenaikan tersebut semua kegiatan ekonomi memperbaiki tentang anggaran yang lainnya termasuk bagaimana menyesiati semua kegiatan ekonomi berjalan stabil.
Beras merupakan bahan pangan pokok sumber karbohidrat masih menjadi prioritas utama di berbagai wilayah di Indonesia, sehingga beras merupakan komoditas pertanian yang memiliki nilai strategis, baik dari segi ekonomi, lingkungan hidup, sosial maupun politik. Komoditas padi telah menjadi perhatian pemerintah, khususnya menyangkut kebijakan perdagangan internasional, distribusi, pemasaran dan harga domestik agar beras tetap tersedia sepanjang tahun dengan harga yang cukup terjangkau.  Oleh karena itu dengan pertimbangan aspek teknis dan ekonomis serta urgensinya, perumusan kebijakan dinilai sangat penting mengingat peranan strategis komoditas padi dalam ekonomi rumah tangga petani, perekonomian nasional dan kepentingan konsumen.

Evaluasi Pengendalian Intern Terhadap Persediaan Bahan Baku Industri



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Perusahaan dikelola oleh para pekerja dan karyawan yang dimiliki oleh perusahaan. Mereka ada yang bekerja untuk berfikir merancang suatu sistem dan prosedur usaha, ada pula yang bekerja untuk proses produksi perusahaan, dan ada yang bekerja sesuai dengan bidang kerjanya seperti; sekelompok orang yang melakukan penekanan akuntansinya terhadap suatu sistem di perusahaan (melakukan tugas-tugas Internal Audit perusahaan). Oleh karena itu, beberapa nilai asset lancar perusahaan, dipergunakan untuk keberhasilan usaha.
Perusahaan sebagai tempat untuk melaksanakannya sistem dan prosedur pemrosesan produksi. Dengan ditetapkannya standar operasional prosedur pada bidang usaha, maka pengamanan terhadap beberapa nilai asset perusahaan dan yang lainya dapat terkendali dan terawasi.

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN KETIDAKPASTIANLINGKUNGAN TERHADAP HUBUNGAN ANTARA PARTISIPASI ANGGARAN DENGAN SENJANGAN ANGGARAN (STUDI KASUS PADA PERGURUAN TINGGI SWASTA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)

Pengaruh Interaksi Komitmen Organisasi dengan Partisipasi Anggaran Terhadap Senjangan Anggaran 
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa peningkatan atau penurunan senjangan anggaran tergantung pada sejauh mana individu lebih mementingkan diri sendiri atau bekerja demi kepentingan organisasinya yang merupakan aktualisasi dari tingkat komitmen yang dimiliknya. Komitmen menunjukkan keyakinan dan dukungan yang kuat terhadap nilai dan sasaran (goal) yang ingin dicapai oleh organisasi (Mowday et al., 1979); (Edfan Darlis, 2002). Komitmen organisasional bisa tumbuh disebabkan karena individu memiliki ikatan emosional terhadap organisasi yang meliputi dukungan moral dan menerima nilai yang ada serta tekad dari dalam diri individu untuk berbuat sesuatu agar dapat menunjang keberhasilan organisasi sesuai dengan tujuan dan lebih mengutamakan kepentingan organisasi dibandingkan kepentingannya sendiri. Dalam pandangan ini, individu yang memiliki komitmen tinggi akan lebih mengutamakan kepentingan organisasinya dibandingkan kepentingan pribadi atau kelompoknya (Pinder, 1984); (Edfan Darlis, 2002).